in

Memanfaatkan Leverage dalam Trading Forex dengan Aman (3)

Memanfaatkan Leverage dalam Trading Forex dengan Aman
Memanfaatkan Leverage dalam Trading Forex dengan Aman (C) SEPUTAR FOREX

Memanfaatkan leverage dalam trading forex tidaklah mudah, khususnya bagi para trader pemula. Sebab, bak pedang bermata dua, di satu sisi Leverage dapat memberikan kemudahan, tapi di sisi lain bisa meningkatkan risiko kerugian. Lalu, bagaimana cara yang aman untuk memanfaatkannya?

Pada artikel sebelumnya sudah dijelaskan, Leverage adalah ‘daya ungkit’ yang biasa ditawarkan broker agar kita bisa bertrading besar meski modal kita kecil. Dengan leverage, trader tidak perlu secara nyata menyiapkan modal 10.000 USD untuk bertrading. Intinya, Anda cukup memberikan jaminan, meski hanya dalam jumlah kecil, untuk memperoleh modal 10.000 USD tersebut.

Misalnya, dengan leverage 1:100, trader cukup memberikan 100 USD kepada broker untuk memperoleh “modal” 10.000 USD. Jika modal 10,000 USD itu dipakai untuk bertrading dan mendapat untung seperti di contoh tadi, maka keuntungan tetap 100 USD. Artinya, para trader tetap bisa memiliki kesempatan mendapatkan untung 100 persen sekali trading.

Risiko leverage sebenarnya bergantung pada trader yang memanfaatkannya. Jika si trader bisa bijak menggunakan leverage, maka tak perlu mengkhawatirkan risiko cepat terkena Margin Call (MC), pada tingkatan tinggi yang dianggap berbahaya sekalipun.

Baca Juga  Infinity Exclusive Bonus Milik Fullerton Markets, Program Bonus Tanpa Batas Pertama

3. Perhatikan Kebijakan Broker Soal Floating Leverage

Penggunaan leverage forex ternyata juga dipengaruhi oleh kebijakan broker yang jelas di luar kuasa trader. Sebab, ada beberapa broker yang menerapkan leverage secara Floating (mengambang), sehingga ada waktu-waktu tertentu broker dapat mengurangi leverage para tradernya.

Kebijakan ini biasanya mereka lakukan untuk membatasi risiko tak terkendali. Pengurangan leverage itu dilakukan menjelang hari libur atau event yang diperkirakan dapat berdampak super besar, seperti saat ada referendum Brexit, pemilu Italia, pemilu AS, dan lain-lain.

Kebanyakan, para broker yang memberlakukan kebijakan itu berkaca pada pengalaman bangkrutnya broker-broker lain pasca bom SNB. Faktanya, penurunan leverage bisa mengurangi kerugian, ketika terjadi kepanikan pasar yang menyebabkan alat-alat pengaman seperti Stop Loss dan Margin Call tak berfungsi dengan baik.

Dalam kondisi seperti ini, Anda sebagai trader tetap bisa memanfaatkan leverage forex dengan aman. Caranya, Anda harus memilih broker forex yang menyediakan Fixed Leverage. Sebaiknya pelajari baik-baik bagaimana kebijakan leverage yang diterapkan broker tersebut sebelum menjatuhkan pilihan. Jika dalam informasi resmi di laman broker tidak menyebutkan mengenai leverage seracara detail (floating atau fixed), maka perhatikan keterangan tambahan yang tersaji di bagian bawah situs.

Baca Juga  Bertrading Forex pada Siang-Malam Hari di Rumah

Kalau Anda tetap memilih broker dengan sistem Floating Leverage karena tergoda fasilitas lain yang menggiurkan, maka jangan melewatkan untuk menyimak info terbaru dari broker tersebut. Biasanya pihak broker akan mengumumkan terlebih dulu kepada para kliennya, sebelum spesifikasi leverage dan margin minimum diubah. Jika si broker tak mengumumkan, maka Anda harus siap siaga dengan mengurangi posisi, atau sekalian menutup semua posisi jelang event yang berdampak tinggi.

Nah, mulai saat ini, Anda bisa memanfaatkan leverage dalam trading forex. Semoga dengan tiga cara aman yang disajikan, dapat mendatangkan tren profit melimpah bagi Anda.

Sumber: https://www.seputarforex.com/artikel/cara-memanfaatkan-leverage-forex-yang-aman-118235-31

Memanfaatkan Leverage dalam Trading Forex dengan Aman

Memanfaatkan Leverage dalam Trading Forex dengan Aman (2)

Pengertian fintech

Pengertian Fintech, Inovator Bidang Finansial