in

Order dalam Trading Forex yang Jarang Dipakai

Order dalam Trading Forex -

Tak semua order dalam trading forex digunakan setiap saat oleh para trader saat aktivitas bertradingnya. Ternyata ada pula sejumlah order dalam trading forex yang jarang dipakai.

Jangan terlalu tinggi membayangkan pengertian istilah order dalam trading forex, karena memang maknanya cukup sederhana. Order di sini maknanya sama dengan kata order pada umumnya. Mirip sekali dengan pengertian order di restoran atau rumah makan. Dalam trading forex, istilah order ini diisyaratkan seperti bagaimana seorang trader memesan sesuatu.

Membicarakan istilah memesan, tentu berkaitan erat dengan apa yang dipesan oleh si trader, dan mau pesan sekarang atau nanti. Dalam dunia trading forex, para trader diberikan sejumlah daftar menu. Anda bisa mengorder menu tersebut sesuai dengan keinginan. Apakah Anda akan melakukan Buy (membeli) atau Sell (menjual)? Pada harga berapakah yang diinginkan? Bagaimana posisi trading yang akan ditutup?

Setiap trader bisa menentukan cara atau metode masing-masing, dan tiap trader bisa saja berbeda-beda dalam menentukannya. Ada trader yang melakukan pembukaan dan penutupan posisi dengan caranya sendiri. Tak heran jika nantinya akan ada berbagai jenis order dalam trading forex.

Baca Juga  CEO June Felix Investasikan lagi £ 100,000 ke dalam Saham IG Group

Lalu, Apa Saja Order dalam Trading Forex yang Jarang Dipakai?

Market Order, Limit Entry Order, Stop Entry Order, Stop Loss Order, Trailing Stop Order adalah contoh-contoh order dalam trading forex yang kerap digunakan para trader saat bertrading. Lalu, order apa saja yang jarang dipakai?

Order-order berikut ini jarang digunakan karena memang biasanya dipakai oleh trader-trader tertentu saja. Siapakah trader tertentu itu? Merekalah para trader yang memiliki modal besar dan sudah berpengalaman di dunia trading forex.

1. Good ‘Till Cancelled (GTC)

Order Good Till Canceled (GTC) adalah suatu order dari trader kepada broker agar tetap aktif di pasar forex hingga si trader memutuskan untuk membatalkannya. Broker tidak mungkin membatalkan order itu secara sepihak.

Maka, para trader harus berhati-hati jika ingin menerapkan order satu ini. Jika ketika aktif di pasar forex itu Anda profit tidak masalah, tapi jika dalam situasi merugi tentu broker tak dapat menghentikan trading dengan menutup posisi secara sepihak. Kuncinya, trader harus benar-benar mengingat-ingat apakah order tersebut sedang aktif atau tidak.

Baca Juga  6 Faktor yang Mempengaruhi Harga Cryptocurrency

2. Good For the Day (GFD)

Good For the Day (GFD) adalah suatu order dari trader kepada broker agar tetap aktif di pasar forex hingga hari trading itu berakhir. Broker juga tidak mungkin membatalkan order itu secara sepihak.

Yang perlu diketahui, setiap broker memberlakukan aturan penutupan hari trading yang berbeda-beda, meski Anda bisa bertrading selama 24 jam nonstop, Senin-Jumat. Karenanya, ada baiknya jika trader memastikan dulu kepada broker mengenai pukul berapa tepatnya hari trading diakhiri.

3. One Cancels the Other (OCO)

One Cancels the Other (OCO) adalah suatu order dari trader kepada broker di mana merupakan gabungan sejumlah order. Biasanya, trader yang memakai order ini akan menggabungkan antara dua order dan Stop Loss.

Satu order ditempatkan di atas harga saat ini dan satu order lain dengan harga dan durasi berbeda ditempatkan di bawah harga saat ini. Saat nanti salah satu ordernya dieksekusi broker, maka order yang lainnya akan dibatalkan sepihak.

Baca Juga  FM Indonesia Roadshow Surabaya 2019

4. One Triggers the Other (OTO)

One Triggers the Other (OTO) adalah suatu order dari trader kepada broker yang merupakan kebalikan dari One Cancels the Other (OCO). Sebab, order ini baru akan berjalan hanya jika order awal telah dijalankan.

Order ini bermanfaat bagi para trader yang tak ingin terus memelototi layar monitor. Anda bisa memasang Buy Limit, Sell Limit, dan Stop Loss sekaligus untuk jaga-jaga. Sebagai order OTO, Buy Limit dan Stop Loss-nya bakal berfungsi jika Sell Limit Order berjalan mencapai nilai tertentu sesuai dengan keinginan.

metode menentukan persentase profit

3 Rekomendasi Metode Menentukan Persentase Target Profit

trading saat volatilitas tinggi

Bagaimana Cara Trading jika Volatilitas Tinggi?