in

Ciri-ciri Orang yang Disarankan Tidak Menjadi Trader Forex

Ciri-ciri Orang yang Disarankan Tidak Menjadi Trader Forex

Menjadi trader forex adalah pilihan dan hak setiap orang. Namun, ternyata ada kolompok orang dengan alasan tertentu yang disarankan untuk tidak melakoni aktivitas trading. Lalu seperti apakah ciri-ciri orang yang disarankan tidak menjadi trader forex itu?

Jangan pernah berpikir, aktivitas trading forex ini bisa dilakukan oleh sembarang orang. Memang, semua orang berhak memutuskan menjalani profesi sebagai trader. Namun, perlu dipahami pula, untuk menjadi seorang trader itu tidak gampang.

Perlu diketahui, terutama bagi para trader pemula, trading forex itu adalah bisnis yang memiliki risiko tinggi. Memang, trader tidak bisa memastikan apakah akan untung atau merugi. Namun, keuntungan dan kerugian itu bisa diprediksi. Anda dapat melakukan sejumlah usaha untuk mengendalikan risiko tersebut.

Alasan Tak Semua Orang Bisa Menjadi Trader Forex

Untuk dapat mengendalikan potensi kerugian itu, para trader harus memiliki modal kuat. Inilah salah satu alasan tak semua orang bisa menjadi trader forex.

Apa modalnya? Tentunya, sebelum memutuskan bertrading, trader harus menguasai sejumlah pengetahuan mengenai mekanisme trading, dan analisa forex. Setelah memiliki modal tersebut, bukan berarti pula ada jaminan trader selalu untung saat bertrading.

Baca Juga  5 Alasan Mengapa Anda Harus Memulai Bisnis Forex Online

Kesuksesan seorang trader bukan cuma didukung oleh pengathuan dan analisa yang dimilikinya. Si trader juga harus punya mental dan pola berpikir ketika bertrading. Sebab, faktor psikologis ini tak kalah pentingnya dalam menentukan trader mendapatkan keuntungan atau akan merugi.

Lalu, Apa Ciri-ciri Orang yang Disarankan Tidak Menjadi Trader Itu?

Semua orang bisa menjadi trader, namun tidak sembarang orang dapat melakukan aktivitas trading ini. Ada sejumlah ciri-ciri orang yang disarankan mengurungkan niatnya untuk menekuni bidang jual beli mata uang (valuta) asing ini.

Jika Anda tidak bekerja yang otomatis tak punya penghasilan, disarankan untuk tidak menjadi trader forex. Meski mungkin Anda bisa mendapatkan modal bertrading dari uang pinjaman, tetapi hal itu sangat tidak disarankan.

Anda yang berpenghasilan rendah pun sebaiknya tidak mencoba-coba terjun ke dunia trader forex. Memang, penghasilan Anda bisa digunakan sebagai modal. Namun, ingat poin di atas, bahwa bertrading tidak selalu untung. Ketika Anda merugi dan modal habis, maka penghasilan sedikit yang seharusnya bisa dipakai untuk keperluan lain bisa jadi akan dipertaruhkan pula sebagai modal tambahan.

Baca Juga  Aplikasi Trading Forex dan Aplikasi yang Patut Anda Coba

Orang yang sedang terlilit utang juga disarankan untuk tidak menekuni aktivitas trading forex. Jika punya uang, sebaiknya melunasi utang itu dulu, ketimbang dipakai untuk bertrading. Kalau tidak, bisa-bisa utang akan semakin menumpuk, karena dengan bertrading tak ada jaminan mendapatkan keuntungan.

Kalau belum bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebaiknya Anda juga menahan diri untuk tidak ikut-ikutan saudara atau teman mencoba bertrading forex. Yang perlu diingat, risikonya yang besar membuat trading bukanlah ajang coba-coba. Daripada Anda menyesal, lebih baik tidak tergiur godaan dari para broker forex.

Yang perlu ditekankan di sini, untuk masuk ke dunia trading forex, seorang trader yang ingin sukses membutuhkan modal minimal sebesar 500 Dolar Amerika. Itupun hanya bisa bertrading di akun mini/mikro. Sekali lagi, dengan modal segitu, tak ada jaminan Anda akan langsung mendapatkan profit. Jadi, mustahil trader bisa kaya dengan hanya bermodal kecil.

OJK Keringanan Cicilan

Keringanan Cicilan Diajukan Ribuan Nasabah Bank BUMN

BLT Dana Desa Akan Cair Bulan Ini

Minyak Menjadi Faktor Pelemahan Rupiah