in

Jangan Bertrading pada Beragam Pasangan Mata Uang

Jangan Bertrading pada Beragam Pasangan Mata Uang

Para trader forex, terutama yang pemula, harus memperhatikan, jangan bertrading pada beragam pasangan mata uang. Fokuskan pikiran Anda untuk meraih profit dari satu-dua pasangan mata uang saja.

Dalam pasar forex, terdapat banyak pilihan pasangan mata uang (valuta) asing. Pasangan utama melibatkan mata uang Dolar Amerika Serikat, seperti AUD/USD, USD/CAD, USD/JPY, EUR/USD, USD/SGD, dan USD/CHF. Dikenal pula pasangan mata uang lainnya, seperti SGD/JPY, SEK/JPY, CHF/JPY, AUD/JPY, GBP/JPY, CAD/JPY, EUR/JPY, dan lain-lain.

Jangan Bertrading Sebelum Menentukan Pasangan Mata Uang yang Dipilih

Pilihlah pasangan mata uang yang rendah risiko, terutama pasangan mata uang utama seperti EUR/USD. Pasangan mata uang utama umumnya rendah risiko lantaran cenderung stabil dan tidak menunjukan fluktuasi yang signifikan. Fluktuasi yang rendah itulah yang membuat trader tidak perlu khawatir kehilangan profit. Terlebih biasanya broker memberlakukan spread yang rendah untuk pasangan mata uang ini.

Kedua, pilihlah pasangan mata uang yang pergerakannya dinamis, seperti pasangan GBP/USD. Pasangan ini pun spread-nya cukup rendah (sekitar 2 pips). Tentu saja, situasi ini menjadikan potensi profit lebih besar didapatkan trader.

Baca Juga  Leverage dalam Trading Forex, Penting Tidak Ya? (2)

Para trader pun harus memahami risiko setiap pasangan mata uang, karena apa pun pasangannya pasti ada risikonya. Inilah pentingnya analisa pasar sebelum membuka posisi trading. Jika tak berani menanggung risiko yang besar, maka sebaiknya pilih mata uang yang minim risiko seperti GBP/JPY yang sangat dinamis.

Fokus pada Satu-Dua Pasangan Mata Uang Lebih Baik

Fokus pada satu-dua pasangan mata uang saja lebih baik daripada betrading pada beragam pasangan mata uang. Sekalipun pasangan mata uang yang dipilih merupakan pasangan mata uang yang minim risiko, tetap tidak disarankan.

Jika trader memilih banyak pasangan mata uang, maka konsentrasinya akan terpecah untuk mengawasi pergerakannya. Semakin banyak pasangan mata uang yang dipilih, maka trader akan lebih banyak menggali informasi yang berdampak pada hasil tradingnya profit ataukah loss.

Risiko bertrading pada bergam pasangan mata uang juga jelas lebih besar daripada hanya fokus pada satu-dua pasangan mata uang saja. Risiko tersebut datang dari terpecahnya konsentrasi dalam mengawasi pergerakan bermacam pasangan mata uang tadi. Karenanya, sebaiknya trader tidak tamak dalam memilih pasangan mata uang saat bertrading forex.

Baca Juga  5 Alasan Kenapa Investasi Harus Dimulai Sejak Muda
Bursa Asia kembali terperosok ke zona merah

Obral Saham Terjadi di Bursa Asia

harga emas comex naik

Harga Emas Comex naik 0.13%