in

Waspadalah! Investasi Trading Forex Ternyata Memiliki Resiko Paling Tinggi

Resiko trading forex

Sama halnya jika kita melakukan investasi dalam hal-hal lain, trading forex juga memiliki resiko.  Dalam dunia investasi, Forex tergolong jenis investasi dengan resiko paling tinggi. Hal ini sebanding dengan potensi profit forex lebih tinggi dibanding deposito, saham, atau reksadana; tetapi lebih besar pulalah resiko trading forex.

Dikutip dari ForexIndonesia, resiko-resiko yang mungkin terjadi dalam trading forex antara lain;

Resiko akibat gejolak pasar:  Kurs dapat berubah drastis pada waktu yang singkat. Apalagi jika memasang Leverage tinggi, kita perlu berhati-hati.

Resiko akibat pergerakan suku bunga:  Kebijakan Moneter di tiap Negara terhadap perubahan suku bunga berhubungan ke nilai persentase laba-rugi untuk Swap Point.

Resiko Likuiditas:  Jika kondisi likuiditas sedang rendah, maka jumlah order menjadi sedikit, jual-beli tidak sesuai dengan kurs yang diharapkan, serta Spread melebar dari biasanya dan mengakibatkan kondisi trading jadi tidak menguntungkan.

Resiko kegagalan Sistem: Biasanya trading forex dilakukan via internet untuk mengakses dan menggunakan sistem yang disediakan oleh perusahaan Trading. Jika terjadi masalah dalam komputer yang anda gunakan atau kendala dalam mengakses internet, maka resikonya tidak dapat melakukan transaksi pada saat itu.

Baca Juga  Keuntungan Trading di Broker OctaFX

Resiko Lain

Selain itu, ada 4 kerugian lain yang harus diwaspadai oleh trader. Dilansir dari SeputarForex, resiko tersebut adalah:

1. Volatilitas

Pasangan mata uang dengan volatilitas rendah akan sulit diperdagangkan. Sebaliknya, semakin besar volatilitas harga suatu pasangan mata uang, maka makin besar pula keuntungan yang bisa didapat trader darinya. Namun, di saat yang sama, resiko trading forex pada mata uang itu juga makin besar, karena kemungkinan loss ikut meningkat.

2. Leverage

Trading forex memanfaatkan sistem Margin Trading. Margin Trading adalah sistem dimana memungkinkan trading dilakukan hanya dengan menggunakan jaminan saja (margin=jaminan). Broker akan menawarkan “leverage” untuk meningkatkan dana margin menjadi dana trading yang lebih besar. Dengan menggunakan sistem ini, trader memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan besar walau hanya dengan modal kecil.

3. Broker Forex

Saat ini broker-broker sangat memanjakan trader baru pemula dengan kemudahan deposit dana, bahkan plus bonus, modal trading gratis, dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, trader perlu memperhatikan bahwa broker forex merupakan perusahaan bisnis yang tentu ingin mendapatkan keuntungan. Mereka tidak akan mengadakan promosi besar-besaran tanpa mengharapkan laba yang lebih besar lagi. Jadi, ketika akan menggunakan bonus dan promosi broker, perhatikan aturan-aturannya.

Baca Juga  Kasus Investasi Ilegal Didominasi Forex, Apa Penyebabnya?

4. Pribadi Trader

Forex adalah model investasi beresiko tinggi. Ketidaktahuan akan membuat resiko trading forex membesar. Oleh karenanya, sabar dan jangan terburu-buru untuk menerjuni dunia trading forex. Jangan tergiur oleh janji-janji profit dan income yang spektakuler. Lebih baik perdalam pengetahuan, latih psikologis kita menghadapi pasar, dengan begitu akan menghasilkan keuntungan yang lebih menjanjikan.

Tinggalkan Balasan

Pekerjaan Introvet

Beberapa Pekerjaan yang Cocok untuk Anda Para Introvert

Simak Cara Mengatasi Kartu Kredit Overlimit Berikut!